Fungsi Oli Kompresor AC Mobil Dan Perawatannya

Oli Kompresor pada sistem AC berfungsi sebagai pelumas bagian-bagian kompresor yang bergesekan, sehingga mampu meredam panas dan melancarkan pergerakan bagian-bagian kompresor. Sebagian kecil dari oli kompresor bercampur dengan refrigerant(freon) dan ikut bersikulasi melewati kondensor dan evaporator. Minyak pelumas harus memenuhi persyaratan sebagai berikut.

  1. Mepunyai struktur kimia yang stabil, tidak mudah bereaksi dengan refrigerant(freon) atau benda lain yang digunakan pada sistem pendinginan.
  2. Tidak merusak bahan tembaga pada suhu 120OC
  3. Tidak mengandung air, ter, lilin, dan kotoran lainnya.
  4. Mempunyai nilai beku rendah. Artinya minyak pelumas masih dapat mengalir pada suhu yang rendah.
  5. Tidak berbusa, karena minyak pelumas yang berbusa dapat terbawa oleh bahan pendingin dan masuk ke kompresor, sehingga dapat merusak katup kompresor.
  6. Mempunyai dielektrik (tidak dapat menghantarkan listrik) yang kuat.
  7. Dapat memberikan pelumasan yang baik pada temperatur tinggi maupun rendah.

fungsi-oli-kompresor-ac-mobil

Jenis pelumas yang digunakan untuk freon R-134a adalah polyalkyleneglycol(PAG), sedangkan untuk freon R-12 adalah minyak pelumas mineral. Oleh sebab itu, minyak pelumas R-12 tidak dapat digunakan untuk freon R-134a, karena tidak akan tercampur dengan refrigerant.

Proses penyaluran dan jenis minyak pelumas pada tiap-tiap kompresor berbeda-beda. Minyak pelumas yang disalurkan ke kompresor tipe resipro adalah dari bagian bawah kompresor (di bak alas kompresor)yang di isap oleh pompa yang terpasang di bagian belakang kompresor. Kemudian minyak pelumas yang masuk ke dalam saluran poros engkol dialirkan untuk kedua jurusan, yaitu ke bagian bearing muka-belakang dan ke dinding piston melalui pena piston. Minyak pelumas yang sudah disalurkan ke bagian-bagian tersebut akan kembali lagi ke bak alas kompresor untuk edaran berikutnya.

Pada kompresor tipe swash plate, terdapat plat rotasi miring yang menggerakkan piston ke kanan dan ke kiri. Minyak pelumas yang keluar dari saluran dalam poros engkol mengalir hingga ke permukaan plat rotasi miring dengan gaya sentrifugal. Minyak pelumas yang terhambur dengan putaran plat rotasi rotasi miring ini mampu melumasi gesekan piston, sehingga tidak cepat aus.

tipe-oli-kompresor-mobil

Kondisi Oli Kompresor

Oli Kompresor ini harus diperhatikan masa penggunaanya. Apabila mobilitas penggunaan mobil anda tinggi usahakan 6 bulan sekali untuk pergi service rutin AC mobil anda. Saat service rutin oli kompresor dikeluarkan dan di isi kembali kerja kompresor tetap baik. Apabila mobilitas penggunaan mobil anda biasa saja usahakan 1 tahun sekali cukup untuk service ke bengkel AC mobil. Jarang merawat AC Mobil anda untuk di service rutin akan mengakibatkan oli kompresor hitam dan kerja kompresor sangat keras hingga pada akhirnya kompresor akan jebol dan rusak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s