penyebab ac mobil kadang panas kadang dingin

ac mobil jazz panas,
ac mobil panas ketika macet,
kondensor ac mobil panas,
ac mobil kadang panas,
ac mobil kok panas,
penyebab kompresor ac mobil panas,
kenapa kompresor ac mobil panas,
penyebab kabel ac mobil panas,
ac mobil panas kenapa ya,
kompresor ac mobil sangat panas,
kendala ac mobil panas,
ac mobil panas kalau macet,
penyebab ac mobil menjadi panas,
mengapa ac mobil panas,

Advertisements

service kompresor ac mobil surabaya

jual ac mobil murah surabaya,
jasa ac mobil surabaya,
service ac mobil surabaya kaskus,
service kompresor ac mobil surabaya,
kompresor ac mobil di surabaya,
servis ac mobil surabaya kaskus,
kursus ac mobil surabaya,
kompresor ac mobil surabaya,
kondensor ac mobil surabaya,

Fungsi Oli Kompresor AC Mobil Dan Perawatannya

Oli Kompresor pada sistem AC berfungsi sebagai pelumas bagian-bagian kompresor yang bergesekan, sehingga mampu meredam panas dan melancarkan pergerakan bagian-bagian kompresor. Sebagian kecil dari oli kompresor bercampur dengan refrigerant(freon) dan ikut bersikulasi melewati kondensor dan evaporator. Minyak pelumas harus memenuhi persyaratan sebagai berikut.

  1. Mepunyai struktur kimia yang stabil, tidak mudah bereaksi dengan refrigerant(freon) atau benda lain yang digunakan pada sistem pendinginan.
  2. Tidak merusak bahan tembaga pada suhu 120OC
  3. Tidak mengandung air, ter, lilin, dan kotoran lainnya.
  4. Mempunyai nilai beku rendah. Artinya minyak pelumas masih dapat mengalir pada suhu yang rendah.
  5. Tidak berbusa, karena minyak pelumas yang berbusa dapat terbawa oleh bahan pendingin dan masuk ke kompresor, sehingga dapat merusak katup kompresor.
  6. Mempunyai dielektrik (tidak dapat menghantarkan listrik) yang kuat.
  7. Dapat memberikan pelumasan yang baik pada temperatur tinggi maupun rendah.

fungsi-oli-kompresor-ac-mobil

Jenis pelumas yang digunakan untuk freon R-134a adalah polyalkyleneglycol(PAG), sedangkan untuk freon R-12 adalah minyak pelumas mineral. Oleh sebab itu, minyak pelumas R-12 tidak dapat digunakan untuk freon R-134a, karena tidak akan tercampur dengan refrigerant.

Proses penyaluran dan jenis minyak pelumas pada tiap-tiap kompresor berbeda-beda. Minyak pelumas yang disalurkan ke kompresor tipe resipro adalah dari bagian bawah kompresor (di bak alas kompresor)yang di isap oleh pompa yang terpasang di bagian belakang kompresor. Kemudian minyak pelumas yang masuk ke dalam saluran poros engkol dialirkan untuk kedua jurusan, yaitu ke bagian bearing muka-belakang dan ke dinding piston melalui pena piston. Minyak pelumas yang sudah disalurkan ke bagian-bagian tersebut akan kembali lagi ke bak alas kompresor untuk edaran berikutnya.

Pada kompresor tipe swash plate, terdapat plat rotasi miring yang menggerakkan piston ke kanan dan ke kiri. Minyak pelumas yang keluar dari saluran dalam poros engkol mengalir hingga ke permukaan plat rotasi miring dengan gaya sentrifugal. Minyak pelumas yang terhambur dengan putaran plat rotasi rotasi miring ini mampu melumasi gesekan piston, sehingga tidak cepat aus.

tipe-oli-kompresor-mobil

Kondisi Oli Kompresor

Oli Kompresor ini harus diperhatikan masa penggunaanya. Apabila mobilitas penggunaan mobil anda tinggi usahakan 6 bulan sekali untuk pergi service rutin AC mobil anda. Saat service rutin oli kompresor dikeluarkan dan di isi kembali kerja kompresor tetap baik. Apabila mobilitas penggunaan mobil anda biasa saja usahakan 1 tahun sekali cukup untuk service ke bengkel AC mobil. Jarang merawat AC Mobil anda untuk di service rutin akan mengakibatkan oli kompresor hitam dan kerja kompresor sangat keras hingga pada akhirnya kompresor akan jebol dan rusak.

Kerusakan-Kerusakan Umum Pada AC Mobil…Bagaimana Solusinya Call: 0823 3737 3000

Sistem AC mobil terdiri atas beberapa bagian dan komponen (parts) yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya. Oleh sebab itu, jika salah satu bagian ada yang rusak, akan berpengaruh pada bagian yang lain. Misalnya, saat kita mengendarai mobil dan menyalakan AC, embusan angin dari blower  dirasakan cukup kencang dan settingan temperatur pada posisi  paling dingin, tetapi masih terasa panas dan gerah atau terdengar suara berisik dari dalam mesin. Dari kasus tersebut, kemungkinan besar ada masalah pada sistem AC mobil. Nah, untuk itu perlu dilakukan pengecekan pada komponen-komponen AC Mobil.

kerusakan-kerusakan-umum-ac-mobil

Namun sebelum melakukan pengecekan pada sistem AC  mobil, pastikan kondisi mesin mobil dalam keadaan prima atau normal. Sebab, bisa saja masalah yang terjadi bukan pada sistem AC, tetapi disebabkan kondisi mobil itu sendiri. Misalnya saat menyalakan AC, setelah beberapa lama mengendarainya tiba-tiba jarum indikator suhu mesin melonjak naik dan mesin menjadi sangat panas hingga terjadi overheating. Namun setelah  AC dimatikan, suhu mesin kembali turun. Nah, dengan kasus tersebut, yang pertama perlu diperiksa adalah kondisi pendinginan mesin (radiator), apakah salurannya ada yang mampet atau air pendingin radiator berkurang karena ada kebocoran. Berikut ini jenis kerusakan umum AC Mobil dan cara mengatasinya:

Switch A/C ON, tetapi Blower Tidak Bekerja

 Jika anda menemukan kasus seperti ini, lakukan langkah-langkah berikut.

  1. Periksa komponen motor blower evaporator . Jika motor blower  tidak bekerja, segera perbaiki atau ganti motor blower
  2. Periksa aliran listrik yang menuju blower evaporator. Segera perbaiki jika terdapat kabel putus, switch blower yang rusak, socket kendor, atau relay rusak.
  3. Jika switch A/C ON dan switch blower diposisikan pada salah satu tingkat kecepatan (low,med, hi atau 1,2,3), dapat dipastikan kondisi switch blower rusak.
  4. Periksa sekering pada motor blower menggunakan multitester . Perbaiki bagian sekring yang putus atau ganti dengan yang baru.
  5. Periksa relay motor blower menggunakan multitester pada bagian terminalnya. Ganti relay jika rusak.

AC Bekerja, tetapi Tidak Dingin

Seringkali kita menemukan kasus AC mobil yang tidak dingin, padahal sistem AC Bekerja. AC yang tidak dingin dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranyakerusakan pada sekring, kompresor, evaporator, magnetic cluth, dan tersumbatnya filter dryer. Untuk mengatasinya, lakukan langkah-langkah berikut.

  1. Periksa sekring (fuse)
  2. Periksa tekanan refrigerant , apakah ada kebocoran refrigerant. Cari lokasi kebocoran dan perbaiki. Setelah itu, lakukan vacuum, tambah oli pelumas, dan isi kembali dengan refrigerant baru.
  3. Periksa kompresor. Perbaiki atau ganti kompresor jika rusak.
  4. Bersihkan evaporator dari kotoran, sebab dapat menyebabkan pembekuan pada evaporator. Setelah itu, periksa kondisi thermostat dan thermistor. Ganti thermostat dan thermistor jika rusak.
  5. Periksa kondisi magnetic cluth. Kerusakan magnetic cluth dapat menyebabkan AC tidak dingin. Perbaiki atau ganti jika rusak.
  6. Filter Dryer tersumbat. Caranya, bersihkan dengan cara meniupnya. Ganti filter dryer dengan yang baru.
  7. Pressure switch tidak normal. Periksa kondisi pressure switch apakah masih bekerja dengan baik atau tidak. Segera ganti jika rusak.
  8. Blower tidak berputar, sehingga sirkulasi udara kabin dari evaporator  tidak sempurna. Periksa kondisi motor blower, apakah masih bekerja dengan baik atau tidak. Perbaiki jika rusak.

Untuk solusi lebih lanjut Silahkan Hubungi Omega AC Mobil Surabaya Telp: 0852 5858 6262